Pengertian Sistem Ekonomi dan Macam-Macam Sistem Ekonomi

Sebelum dijelaskan tentang macam-macam sistem ekonomi, maka terlebih dahulu kita harus tahu pengertian sistem ekonomi. Sistem adalah perbaduan beberapa subsistem yang membentuk sistem itu sendiri. Jadi, sistem ekonomi adalah perpaduan dari aturan-aturan atau cara-cara yang merupakan suatu kesatuan dan digunaka untuk mencapai tujuan tertentu dalam perekonomian.
 
Perlu kita ketahui bahwa pada umumnya masalah-masalah ekonomi yang dihadapi setiap wilayah dan setiap negara pada dasarnya sama.  Akan tetapi, bagaimana cara memecahkan masalah-masalah ekonomi antara negara yang satu dengan negara yang lainnya berbeda. Hal ini mendorong terciptanya sistem ekonomi yang berbeda-beda di berbagai negara.
 
Berikut ini adalah penjelasan mengenai macam-macam sistem ekonomi di dunia.

Sistem ekonomi tradisional

Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional. Sesuai dengan keberadaannya yang tradisional, corak perekonomian pun bersifat tradisional. Teknik produksi dipelajari secara  turun temurun. Umumnya produksi lebih mengandalkan alam dan tenaga kerja. Hasil produksi pun terbatas hanya untuk keluarga atau kelompok.
 
Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional adalah sebagai berikut :
  1. Teknik produksi dipelajari secara turun-temurun dan bersifat sederhana.
  2. Hanya sedikit menggunakan modal.
  3. Pertukaran dilakukan dengan sistem barter.
  4. Belum mengenal pembagian kerja.
  5. Masih terikat dengan tradisi.
  6. Tanah merupakan tumpuan produksi dan sumber kemakmuran.

Sistem ekonomi komando

Pada sistem ekonomi komando, peran pemerintah sangat dominan, sedangkan peran masyarakat atau pihak swasta sangat kecil. Pada sistem ini, pemerintah menentukan : barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode apa barang tersebut diproduksi, serta kepada siapa dan untuk siapa barang tersebut diproduksi.
 
Ciri-ciri sistem ekonomi komando adalah sebagai berikut :
  1. Semua alat dan sumber daya produksi dimiliki dan dikuasai oleh negara sehingga hak milik perorangan hampir tidak ada atau tidak diakui.
  2. Pekerjaan yang tersedia dan siapa yang akan bekerja ditentukan oleh pemerintah. Rakyat tidak memiliki kebebasan untuk memilih pekerjaan.
  3. Kebijakan perekonomian diatur oleh pemerintah. Pemerintah membuat rencana pembangunan nasionalnya. Segala keputusan dalam perekonomian berada di tangan pemerintah. Perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan seluruhnhya dilaksanakan oleh pemerintah.
Keunggulan sistem ekonomi komando adalah sebagai berikut :
  1. Karena perekonomian seluruhnya ditangani oleh pemerintah, baik dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, maupun pengawasan, maka pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran atau berbagai keburukan ekonomi lainnya.
  2. Pemerintah menentukan jenis kegiatan produksi sesuai dengan perencanaan, sehingga pasar barang dalam negeri berjalan lancar.
  3. Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan.
  4. Jarang terjad krisis ekonomi karena kegiatan ekonomi direncanakan oleh pemerintah.
 
Keburukan sistem ekonomi komando adalah sebagai berikut :
  1. Mematikan inisiatif individu untuk maju, sebab segala sesuatu sudah diatur oleh pusat.
  2. Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat.
  3. Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memiliki sumber daya.
Contoh negara yang dikatakan mendekati sistem ekonomi komando adalah RRC dan Kuba. Akan tetapi, saat ini RRC perlahan-lahan mulai meninggalkan sistem ekonomi komando dalam praktik ekonominya.

 

pengertian sistem ekonomi

Sistem ekonomi pasar

Sistem ekonomi pasar merupakan kebalikan dari sistem ekonomi komando. Pada sistem ekonomi pasar, kegiatan ekonomi produksi, distribusi, dan konsumsi dilakukan oleh pihak swasta. Pemerintah hanya mengawasi dan melakukan kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan penyelenggaraan negara. Sistem ekonomi pasar sesuai dengan ajaran yang dikemukakan Adam Smith dalam bukunya yang terkenal, An Inquiry Into the Nature and Cause of the Wealth of Nations.
 
Ciri-ciri sistem ekonomi pasar adalah sebagai berikut :
  1. Semua sumber produksi menjadi milik masyarakat. Masyarakat diberi kebebasan tanpa batas untuk memiliki sumber-sumber produksi.
  2. Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi.
  3. Masyarakat terbagi atas dua golongan, yaitu golongan pemberi kerja atau pemilik sumber daya produksi dan golongan penerima kerja atau buruh.
  4. Timbul persaingan dalam masyarakat. Sebagai akibat dari adanya kebebasan-kebebasan memiliki sumber-sumber produksi, timbul persaingan dalam mengejar keuntungan.
  5. Setiap kegiatan ekonomi didasarkan atas atas pencarian keuntungan.
  6. Kegiatan ekonomi selalu mempertimbangkan keadaan pasar. Pasar merupakan dasar setiap tindakan ekonomi. Misalnya, barang apa yang dibutuhkan masyarakat dan bagaimana memproduksi barang yang bermutu tinggi.
Keunggulan atau kebaikan sistem ekonomi pasar adalah sebagai berikut :
  1. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi. Masyarakat tidak perlu menunggu komando dari pemerintah.
  2. Setiap individu bebas untuk memiliki sumber-sumber daya produksi. Hal ini mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian.
  3. Timbul persaingan untuk maju karena kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat.
  4. Menghasilkan barang-barang bermutu tinggi karena barang yang kurang bermutu tidak akan laku di pasar.
  5. Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan  atas motif mencari keuntungan.
Kelemahan atau keburukan sistem ekonomi pasar yaitu :
  1. Sulit melakukan pemerataan pendapatan. Persaingan yang bersifat bebas menyebabkan pendapatan jatuh kepada pemilik modal atau majikan. sedangkann golongan pekerja hanya menerima sebagian kecil dari pendapatan.
  2. Pemilik sumber daya produksi mengeksploitasi golongan pekerja, sehingga yang kaya akan semakin bertambah kaya, yang miskin cenderung tetap miskin.
  3. Sering muncul monopoli yang merugikan masyarakat.
  4. Sering terjadi gejolak di dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu. Contoh negara yang sistem ekonominya mendekati sistem ekonomi pasar adalah Amerika Serikat dan Inggris.
 

Sistem ekonomi campuran

Dalam sistem ekonomi campuran, pemerintah dan swasta (masyarakat) saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi. Kegiatan ekonomi masyarakat diserahkan kepada kekuatan pasar, sampai batas tertentu pemerintah tetap melakukan kendali dan campur tangan. Tujuan pemerintah dalam campur tangan ini adalah agar perekonomian tidak lepas kendali sama sekali dan hanya menguntungkan pemilik modal besar.
 
Pada dasarnya, saat ini bisa dikatakan tidak ada sama sekali negara yang menganut atau menerapkan sistem ekonomi komando secara murni atau sistem ekonomi pasar secara murni. Saat ini ada kecenderungan yang semakin meningkat dari berbagai negara untuk menuju ke arah sistem ekonomi campuran.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian sistem ekonomi dan macam-macam sistem ekonomi di dunia. Semoga tulisan ini bermanfaat.